Meningkatnya tantangan industri asuransi
kemungkinan menjadi penyebab penutupan beberapa perusahaan asuransi di Indonesia
ditunjukkan pada tabel berikut:
Jumlah Perusahaan
Asuransi Indonesia
|
Kategori
|
2005
|
2006
|
2007
|
2008
|
2009
|
2010
|
2011
|
2012
|
|
Asuransi Jiwa
|
51
|
51
|
46
|
45
|
46
|
46
|
45
|
45
|
|
Asuransi Non-Jiwa
|
97
|
97
|
94
|
90
|
89
|
87
|
85
|
83
|
|
Reasuransi
|
4
|
4
|
4
|
4
|
4
|
4
|
4
|
4
|
|
Asuransi Sosial
|
2
|
3
|
3
|
3
|
3
|
3
|
3
|
3
|
|
Lain-lain
|
3
|
2
|
2
|
2
|
2
|
2
|
2
|
2
|
|
Total
|
157
|
157
|
149
|
144
|
144
|
142
|
139
|
137
|
Sumber: BPS, 2013
Berdasarkan tabel diatas jumlah perusahaan
asuransi di Indonesia antara 2005 sampai 2012 terus menurun
jumlahnya. Jumlah perusahaan asuransi pada tahun 2007 mengalami penurunan
sebesar 8 (delapan) perusahaan atau mengalami penurunan sebesar 5.1%
dibandingkan dengan tahun 2006. Pada tahun 2008 kembali berkurang sebesar 5
(lima) perusahaan asuransi. Pada tahun 2010 dibandingkan dengan tahun 2009
mengalami penurunan sebesar 2 (dua) perusahaan asuransi dari 144 pada tahun
2009. Pada tahun 2011 perusahaan asuransi kembali turun jumlahnya dari 142
perusahaan asuransi menjadi 139 perusahaan asuransi atau mengalami penurunan
sebesar 5 (lima) persen dibandingkan tahun 2010. Pada tahun 2012 perusahaan
asuransi kembali turun jumlahnya dari 139 perusahaan asuransi menjadi 137
perusahaan asuransi atau mengalami penurunan sebesar 2 (dua) persen
dibandingkan tahun 2011. Dengan kata lain, perusahaan asuransi antara 2005-2011
mengalami penurunan sebesar 20 (dua puluh) perusahaan atau mengalami penurunan
sebesar 12.74%.
cek kursus kami
======
---
Tidak ada komentar:
Posting Komentar